Jumat, 22 April 2016

Dya Loretta, Membangun Personal Branding Para Blogger


Saya dan Dya Loretta dalam acara workshop tentang personal branding

Berbicara mengenai brand tentu tidak lepas dari yang namanya identitas, baik itu identitas diri seseorang maupun sebuah barang. Namun, apa yang menarik dari kata ‘brand’ itu sendiri? Seberapa besarkah pengaruhnya bagi si pemilik brand atau pun bagi lingkungan masyarakat?

Akhir pekan lalu, Sabtu ( 16/4 ), saya mendapat kesempatan mengikuti workshop yang diadakan Forum Liputan 6 SCTV  dalam ajang Community Meet Up bersama Komunitas Blogger Crony. Acara diadakan di lantai 14 gedung SCTV. Tepatnya, di sebuah ruangan kaca yang bersebelahan dengan ruang redaksi yang penuh dengan layar kaca disana sini. Para anggota Blogger Crony terlihat sangat antusias mengikuti workshop ini.
Selasa, 12 April 2016

Berburu Lomba Bersama Ira Guslina

ira guslina
Ira Guslina Berbagi Informasi Mengenai Lomba Blog Dalam Dunia Biza
Lomba dan berkompetisi adalah sesuatu yang menyenangkan buat saya. Jangan tanya sudah berapa banyak lomba yang saya ikuti. Belum banyak, sih. Tapi kalau mencari info lomba, ya,  sudah sering banget. Pertanyaan yang sering saya dapati adalah seberapa hebatnya kah jika kita berhasil memenangkan lomba?

Jujur saja, lomba yang pernah saya ikuti bahkan ada yang hanya memberikan hadiah yang jika dinominalkan hanya beberapa ribu saja. Rugi? Saya rasa tidak. Mengikuti lomba dan kuis-kuis mampu memicu adrenalin (duh, pake adrenalin segala, ya). Saya tertantang untuk lebih kreatif dalam menghasilkan ide-ide. Yah, walaupun bagi sebagian orang ide saya masih dibawah rata-rata. Tidak masalah, yang penting adalah kemauan untuk menggali potensi diri dalam berkreasi. Setuju?
Senin, 11 April 2016

Menjadi Entrepreneur Lewat Bisnis Daycare

Wuri Green Kids dan Ummi Aleeya dalam acara bedah buku di Radio Sonora FM Bandung


Apa yang terbayang dalam pikiran kita jika ditanya mengenai bayi dan anak-anak?  Lucu dan menggemaskan.  Ya, tingkah lucunya membuat orang dewasa tertawa terbahak-bahak. Menyenangkan, bukan? Namun, bagaimana jika kita menghadapi  anak-anak  yang suka mengobrak-abrik lingkungan sekitar? Bahkan mereka sampai saling berebut mainan. Anak yang  kalah akan menangis  sambil berteriak-teriak. Wah, benar-benar menguji kesabaran. Mereka  berusaha mengekspresikan apa yang dirasakan. Marah, senang, sedih semua dibarengi dengan suara teriakannya. 

Bagi Wuri Green Kids dan Ummi Aleeya, menghadapi anak-anak justru sesuatu yang menyenangkan. Mereka menikmati setiap keluguan dan keceriaan bahkan keriuhan sikap anak-anak. Kecintaan dan kesabaran dalam berinteraksi dengan anak-anak membuat mereka menciptakan ide baru, yaitu mengumpulkan anak-anak di rumah dan memberikan pengasuhan dengan kasih sayang yang tulus. Orangtua yang memiliki aktivitas  padat diluar rumah, bisa menitipkan anak-anaknya dan menjemput jika sudah selesai. Lamban laun, ide ini berubah menjadi bisnis yang mampu menghasilkan rupiah, berbisnis Daycare

sumber: www.youmotorcycle.com "Bawa motornya jangan kencang-kencang, pelan-pelan aja! Kasian yang di perut..." Hayo...