Selasa, 07 Mei 2019

Persiapkan Diri Menghadapi Tes CPNS/PPPK Mulai dari Sekarang






Beberapa waktu yang lalu, saya mendengar kabar bahwa penerimaan CPNS akan dibuka tahun 2019 ini. Kabar baiknya lagi, selain penerimaan CPNS 2019, penerimaan PPPK gelombang II juga akan diadakan. Waktu pelaksanaan kemungkinan hampir sama dengan penerimaan CPNS 2018 yang lalu. Saya turut senang dengar kabar itu. Euforia kelulusan masih menari-nari dibenak saya. Ceileee…

Tanpa berpikir panjang, saya langsung mencari tahu kebenaran informasi tersebut. Jangan-jangan ini berita hoax, sempat mikir begitu. Awalnya saya melihat kabar tersebut dari situs media online yang dishare di facebook. Dikatakan bahwa, perihal penerimaan CPNS 2019 berasal dari bapak Menteri PAN-RB, Bapak Syafruddin.


Tanpa menunggu lama, saya segera membuka website Kementerian PANRB. Saya ingin memastikan bahwa berita tersebut benar.  Ternyata setelah stalking beberapa saat, saya tidak menemukan yang dicari. Kesimpulannya, Kementerian PANRB memang belum ada menyuarakan informasi penerimaan CPNS 2019 di laman webnya.

Dan lagi, saya mencari info ke beberapa media online yang berbeda tetapi trusted, bukan abal-abal ya. Ternyata, berita itu memang ada. Namun, info yang saya dapati yaitu penerimaan CPNS di tahun 2019 ini ditujukan untuk daerah yang tertunda pelaksanaanya di tahun 2018 lalu. Khusunya daerah-daerah yang terkena bencana. Sementara untuk penerimaan PPPK diadakan untuk melengkapi kebutuhan PPPK gelombang I yang belum terpenuhi.

Berhubung pengumuman resmi belum ada, artinya kita harus menunggu. Menunggu sampai berita ini benar-benar disuarakan dari kementerian itu sendiri. 

Nah, selagi masih ada waktu, nih, tidak ada salahnya teman-teman mempersiapkan diri dari sekarang. Tidak ada yang terlalu cepat. Harapannya, saat penerimaan telah dibuka, kita udah berani tampil oke. 

Apa sih yang harus temans persiapkan sebelum pengumunan CPNS/PPPK  dibuka?

1.Follow Akun Media Sosial Kementerian/Lembaga/Instansi yang Resmi

Ini wajib dilakukan ya temans. Tujuannya agar informasi yang kita terima tidak hoax. Jika pengumuman penerimaan CPNS/PPPK telah dibuka, jangan heran, akan banyak akun-akun media sosial yang berlabel ‘CPNS’ bermunculan. Akun duplikat kementrian akan semakin banyak.

Beberapa akun yang saya rekomendasikan adalah:

a. Badan Kepegawaian Negara 

Akun Resmi Milik BKN

Facebook maupun twitter milik BKN selalu aktif. Kalau saya lebih sering memantau twitternya. Disana akan terlihat interaksi langsung. Misalnya ada yang bertanya seputar info CPNS dengan mention BKN, maka pertanyaan tersebut akan di retweet oleh BKN beserta jawaban.

b. Kementerian PAN-RB
Kementerian PAN-RB merupakan badan yang langsung mengatur penerimaan CPNS/PPPK tersebut. Bila kita mendapat info yang simpang-siur, segeralah fokus ke akun ini, atau bisa langsung buka laman webnya. 

Seperti yang kita ketahui, tahun 2018 lalu kan yang lulus passing grade itu jauh dari yang diharapkan. Nah, ada masa jeda beberapa waktu dari seleksi SKD ke SKB. Dalam masa jeda ini, pemerintah sedang mencari kebijakan untuk mengisi kekosongan formasi. Pada akhirnya, muncullah dugaan-dugaan dari berbagai pihak mengenai kebijakan yang akan diambil. Obrolan di grup CPNS penuh dengan pertanyaan, 'Kapan? Bagaimana? Kenapa lama?'. Tetapi disitu saya tetap tenang, saya selalu pantau websitenya Kementrian PAN-RB. Ya kalau di webnya belum ada infokan apa-apa, kenapa harus bertanya kesana-kemari. Iya, kan?

c. Lembaga/ Instansi yang Kamu Tuju.
Misalnya, teman-teman ingin melamar di Kementrian Kesehatan, maka kita follow semua akun media sosial milik Kementrian Kesehatan. Bisa juga, nih, jika ingin mencoba di pemerintah daerah, kita bisa mengikuti informasi di laman website BKPSDM setempat.

2. Pantau Informasi secara Berkala
Setelah follow akun media sosial, kini saatnya memantau informasi secara berkala. Bila ada informasi seleksi CPNS/PPPK telah dibuka, segera cek di akun atau website bersangkutan. Bila perlu, mention langsung adminnya. Psst, adminnya BKN itu kocak abis, lho. J

3. Siapkan Berkas Pendukung

Persiapkan berkas-berkas yang diperlukan mulai dari sekarang. Persyaratannya pasti tidak jauh beda dengan tahun 2018. Usahakan agar kita lulus di seleksi pertama, seleksi administrasi.

Persyaratan yang paling sering menjadi kendala adalah akreditasi kampus. Jangan sampai saat pengumuman ada barulah kita buru-buru menghubungi pihak kampus. Ini sesuai pengalaman saya. Proses pengiriman akreditasi kampus, pengiriman luar kota, bisa memakan waktu beberapa hari. Saya sempat cemas saat itu, berharap paket cepat sampai sebelum waktu pendaftaran ditutup. Big thanks buat temanku yang sudah membantu mengirimkan fotocopy akreditasi kampus, sampai tepat waktu, bahkan masih ada waktu tersisa.

Oya, ada lagi nih, pastikan tidak ada perbedaan data diri (penulisan nama, tempat tanggal lahir, atau lainnya) di ijazah kamu dengan yang ada di KTP atau surat lainnya. Bila ada, segera lakukan perubahan. Karena ini akan memakan waktu yang lama.

4. Pelajari Sistem yang Digunakan Saat Ujian

Sistem CAT (Computer Assisted Test) adalah sistem yang digunakan dalam seleksi CPNS. Dan ini membuat seleksi menjadi transparan. Beberapa lembaga biasanya mengadakan simulasi dengan sistem CAT ini. Kamu bisa mencari tau info lebih banyak lagi

5. Mulai Hafal UUD 1945 dan Butir-butir Pancasila

Nah lho? Begini temans, UUD 1945 sifatnya kan hafalan. Amandemennya dilakukan berapa kali, pasal-pasal yang mengalami perubahan itu apa-apa saja. Jadi, untuk saya pribadi, menghafal UUD 1945 itu emang wajib banget. Kembali ke temans lagi nih, gaya belajarnya bagaimana.

6. Berlatih Mengerjakan Soal

Semakin sering kita berlatih, hasilnya akan semakin baik. Kalau mau sistem kebut semalam juga ga papa. Ini tergantung kamu.

Untuk mengerjakan soal, panduan kita dari mana? Banyak. Internet, buku bank soal, buku pelajaran anak sekolah. Tersedia di mana saja.

Kalau saya lebih suka membaca buku, bukan softcopy-an. Kalau terlalu lama melihat layar, mata cepat lelah. Etapi, sewaktu seleksi CPNS 2018 lalu, saya tidak ada beli buku sama sekali.  Saya berlatih mengerjakan soal di depan layar yang sebelumnya sudah saya download sebanyak mungkin. Ada sih, buku bank soal cpns, tapi tahun lama. 

Intinya nih kembali ke teman-teman, suka yang mana. Bila dana mencukupi, beli buku juga lebih baik kok.

Dan yang terakhir, selalu berdoa. Karena usaha dan doa itu selalu beriringan.

Hmm, apalagi ya kira-kira? Nanti kalau ada lagi, akan saya tambahkan. Secara umum, 6 point di atas sudah mencakup semuanya. Selalu pantau blog ini ya. Dan semoga selanjutnya giliran kamu yang lulus.





2 komentar:

  1. Tahun lalu udah siapin sampe akreditasi kampus tapi nyaliku keburu ciut mba hahaha sudah menyerah sebelum perang saking berapa kalinya ikut ga lulus2 :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah...semangat Mba, semoga bisa ikut di kesempatan berikutnya yaaa, kali aja selanjutnya adalah rejeki kita :)

      Hapus

sumber: www.youmotorcycle.com "Bawa motornya jangan kencang-kencang, pelan-pelan aja! Kasian yang di perut..." Hayo...